by Yudha prisnanto
ku ingin bersama dirimu
selalu bersamamu
berada di sampingku
ku ingin bahagia bersama mu
kasih ku hanya untuk dirimu
dirimu kan selalu milikku
ku akan selalu memilikimu
hingga ku menutup mataku tuk selamanya
Sunday, August 23, 2009
perih
by yudha Prisnanto
ketika rasa ini mulai hilang
seketika itu pula sakit ini semakin menjadi
saatku memalingkan wajahku darimu
rasa di dalam begitu perih
tak dapat ku tahan lagi gejolak ini
tak dapat ku bendung rasa ini
limpahan air menetes di pipiku
wajahnya tak lepas dari ku
raut wajahnya begitu polos
takkan bisa tuk kulupakan
hingga kini, bayangannya selalu ada di hatiku
dan di depan mataku
ketika rasa ini mulai hilang
seketika itu pula sakit ini semakin menjadi
saatku memalingkan wajahku darimu
rasa di dalam begitu perih
tak dapat ku tahan lagi gejolak ini
tak dapat ku bendung rasa ini
limpahan air menetes di pipiku
wajahnya tak lepas dari ku
raut wajahnya begitu polos
takkan bisa tuk kulupakan
hingga kini, bayangannya selalu ada di hatiku
dan di depan mataku
Sunday, August 16, 2009
mungkin kah
by Yudha prisnanto
selama ini aku terjebak
di antara mereka dan mereka
aku tak bisa menjadi diriku sendiri
aku tak sanggup tuk melakukannya sendiri
seandainya kekuatan ini bisa lepas dari ku
dan aku bisa menjadi diriku sendiri
mengeluarkan siapa aku sebenarnya
tak seperti ini
tersembunyi di balik
kekuatan yang maha dasyat
beribu-ribu wajah yang keluar dari diriku
tak satu pun dari wajah itu adalah
WAJAH KU SENDIRI!!!
sekali pun aku mati karena ini
tapi bila wajah asli ku keluar
aku rela
aku hanya ingin mereka tahu bahwa
itu lah WAJAH ASLI KU!!!
AKU TETAP MENYAYANGI KALIAN SEMUA SEPERTI KELUARGA KU SENDIRI!!!
KARENA KALIAN SEMUA TELAH MEMBERIKAN HAL-HAL YANG TERINDAH DI DEPAN KU!!
selama ini aku terjebak
di antara mereka dan mereka
aku tak bisa menjadi diriku sendiri
aku tak sanggup tuk melakukannya sendiri
seandainya kekuatan ini bisa lepas dari ku
dan aku bisa menjadi diriku sendiri
mengeluarkan siapa aku sebenarnya
tak seperti ini
tersembunyi di balik
kekuatan yang maha dasyat
beribu-ribu wajah yang keluar dari diriku
tak satu pun dari wajah itu adalah
WAJAH KU SENDIRI!!!
sekali pun aku mati karena ini
tapi bila wajah asli ku keluar
aku rela
aku hanya ingin mereka tahu bahwa
itu lah WAJAH ASLI KU!!!
AKU TETAP MENYAYANGI KALIAN SEMUA SEPERTI KELUARGA KU SENDIRI!!!
KARENA KALIAN SEMUA TELAH MEMBERIKAN HAL-HAL YANG TERINDAH DI DEPAN KU!!
sampah
by Yudha prisnanto
tak pernah ku bayangkan sebelumnya
bahwa aku hanyalah sebuah boneka
di letakkan begitu sajaa
tak pernah tersentuh
bahkan di lihat pun tidak
kalau saja air mata bisa mengalir
pasti air itu akan mengalir terus
tak pernah ku rasakan
yang ku anggap keluarga
ternyata tak lebih dari stranger
di mana pun aku berada
aku kan selalu menjadi stranger
sekali pun aku meninggalkan dunia ini
takkan ada yang perduli
mereka tahu pun tidak
aku memang aneh
mw melakukan apa saja
tanpa meminta imbalan
tapi mereka menganggapnya
seperti pamer yang berlebihan
ku ingin menjadi jahat
tapi ku takkan pernah sanggup
ku mencoba tuk menjauh
tapi ku tak kan pernah bisa
TAKKAN PERNAH BISA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
tak pernah ku bayangkan sebelumnya
bahwa aku hanyalah sebuah boneka
di letakkan begitu sajaa
tak pernah tersentuh
bahkan di lihat pun tidak
kalau saja air mata bisa mengalir
pasti air itu akan mengalir terus
tak pernah ku rasakan
yang ku anggap keluarga
ternyata tak lebih dari stranger
di mana pun aku berada
aku kan selalu menjadi stranger
sekali pun aku meninggalkan dunia ini
takkan ada yang perduli
mereka tahu pun tidak
aku memang aneh
mw melakukan apa saja
tanpa meminta imbalan
tapi mereka menganggapnya
seperti pamer yang berlebihan
ku ingin menjadi jahat
tapi ku takkan pernah sanggup
ku mencoba tuk menjauh
tapi ku tak kan pernah bisa
TAKKAN PERNAH BISA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
tak ada beda
by Yudha prisnanto
awalnya aku kira mereka berbeda
awalnya aku berfikir mereka sahabat
awalnya aku merasakan persaudaraan
akhirnya aku sadar
bahwa aku bukan lah siapa-siapa
tak ku sadari aku hanyalah sebuah bayangan
bahkan seperti debu
terlihat tapi tak pernah di anggap
mungkin kata-kata itu benar
aku takkan bisa seperti mereka
saat aku menjadi aku
aku seperti debu
saat aku menjadi orang lain
aku seperti bayangan
kebaikan ada di depan ku
aku tak tahu apa yang terjadi di belakangku
hanya dia dan Dia yang mengerti aku
menerima aku apa adanya
tak memandang sebelah mata
aku tetap senang bahwa mereka masih menyayangiku
walaupun pada dasarnya aku adalah manusia yang terbuang
awalnya aku kira mereka berbeda
awalnya aku berfikir mereka sahabat
awalnya aku merasakan persaudaraan
akhirnya aku sadar
bahwa aku bukan lah siapa-siapa
tak ku sadari aku hanyalah sebuah bayangan
bahkan seperti debu
terlihat tapi tak pernah di anggap
mungkin kata-kata itu benar
aku takkan bisa seperti mereka
saat aku menjadi aku
aku seperti debu
saat aku menjadi orang lain
aku seperti bayangan
kebaikan ada di depan ku
aku tak tahu apa yang terjadi di belakangku
hanya dia dan Dia yang mengerti aku
menerima aku apa adanya
tak memandang sebelah mata
aku tetap senang bahwa mereka masih menyayangiku
walaupun pada dasarnya aku adalah manusia yang terbuang
song
by Yudha prisnanto
ketika cinta
datang
kepada ku
tak dapat ku pungkiri
bahwa ku tlah jatuh hati
kepada dirimu
tak dapat tuk ku lupakan
kenangan kita berdua
hiasi malam yang sunyi ini
bersama diri mu
ohh...kekasih..
ku di sini merindukan diri mu
tak dapat ku ungkap lagi
dengan kata2 mutiara
ketika cinta
datang
kepada ku
tak dapat ku pungkiri
bahwa ku tlah jatuh hati
kepada dirimu
tak dapat tuk ku lupakan
kenangan kita berdua
hiasi malam yang sunyi ini
bersama diri mu
ohh...kekasih..
ku di sini merindukan diri mu
tak dapat ku ungkap lagi
dengan kata2 mutiara
Thursday, August 13, 2009
Kangen
by Srikandi Indra Putri
for Yudha Prisnanto
menahan rindu
itulah yang ku mampu
rasa ini terseduh
di dalam hati yang teduh
sayangku bukanlah semu
dan aku pun takkan pilu
sayangku bukanlah palsu
smoga rasa ini takkan tersapu
DHAPOER
for Yudha Prisnanto
menahan rindu
itulah yang ku mampu
rasa ini terseduh
di dalam hati yang teduh
sayangku bukanlah semu
dan aku pun takkan pilu
sayangku bukanlah palsu
smoga rasa ini takkan tersapu
DHAPOER
Monday, August 10, 2009
kejujuran
by Yudha prisnanto
ujung rambut
terhempas oleh angin
mata menatap lurus tak berujung
mendengarkan hembusan angin
bibir tak dapat berucap
lidah terasa kelu
semuanya berkecamuk di dalam batin
tak tahu apa yang sedang terjadi
kini
badan terhempas oleh angin
mata berisikan tatapan kosong
pendengaran hampa
bibir tertutup rapat
lidah mati rasa
menutup semua yang terjadi..
tak ingin tahu apa pun..
ingin membuang semua yang di ketahui..
ujung rambut
terhempas oleh angin
mata menatap lurus tak berujung
mendengarkan hembusan angin
bibir tak dapat berucap
lidah terasa kelu
semuanya berkecamuk di dalam batin
tak tahu apa yang sedang terjadi
kini
badan terhempas oleh angin
mata berisikan tatapan kosong
pendengaran hampa
bibir tertutup rapat
lidah mati rasa
menutup semua yang terjadi..
tak ingin tahu apa pun..
ingin membuang semua yang di ketahui..
Saturday, August 8, 2009
First Love
by Yudha Prisnanto
for Sasi
sendiri di sini
ku mengenang dirimu
saat pertama kita berjumpa
di kursi pohon
di samping jualan es tebu
di depan SMP 6
di samping masjid IT
setiap detik perkenalan ku dengan mu
takkan pernah
dan takkan bisa
ku lupakan
senyum indah mu di balik kecemasan mu
menanti jemputan yang tak kujung datang
ku menemani mu hingga diri mu di jemput
salam perpisahan mu dengan senyum terbaik mu
hari-hari yang kita jalani takkan pernah ku lupakan
semuanya adalah hal terindah bagi ku
ku yakin diri mu bahagia di sana
tak akan pernah ada rasa sedih ataupun kecewa
yang kau temukan hanyalah canda dan tawa
karena dirimu berada di sisi-Nya
dalam peluk hangat-Nya
salam sayang dan rindu
Yudha Prisnanto
for Sasi
sendiri di sini
ku mengenang dirimu
saat pertama kita berjumpa
di kursi pohon
di samping jualan es tebu
di depan SMP 6
di samping masjid IT
setiap detik perkenalan ku dengan mu
takkan pernah
dan takkan bisa
ku lupakan
senyum indah mu di balik kecemasan mu
menanti jemputan yang tak kujung datang
ku menemani mu hingga diri mu di jemput
salam perpisahan mu dengan senyum terbaik mu
hari-hari yang kita jalani takkan pernah ku lupakan
semuanya adalah hal terindah bagi ku
ku yakin diri mu bahagia di sana
tak akan pernah ada rasa sedih ataupun kecewa
yang kau temukan hanyalah canda dan tawa
karena dirimu berada di sisi-Nya
dalam peluk hangat-Nya
salam sayang dan rindu
Yudha Prisnanto
DIA
by Yudha Prisnanto
awan gelap gulita
langit mendung kelabu
tetesan air hujan
berpacu dengan derasnya air mata ku
matahari tak kunjung tiba
rembulan pun enggan melihat
rasa ini begitu pedih
tak dapat di ungkapkan lagi
rasa ini telah mati
terlena oleh rasa terlarang
Ya Allah,
berikanlah penerangan-Mu kepada hamba-Mu
hamba tak sanggup tuk melewatinya
berikanlah hamba-Mu ini kekuatan
kekuatan tuk melewatinya
Amin
awan gelap gulita
langit mendung kelabu
tetesan air hujan
berpacu dengan derasnya air mata ku
matahari tak kunjung tiba
rembulan pun enggan melihat
rasa ini begitu pedih
tak dapat di ungkapkan lagi
rasa ini telah mati
terlena oleh rasa terlarang
Ya Allah,
berikanlah penerangan-Mu kepada hamba-Mu
hamba tak sanggup tuk melewatinya
berikanlah hamba-Mu ini kekuatan
kekuatan tuk melewatinya
Amin
Thursday, August 6, 2009
mentari
by Yudha Prisnanto
ketika ku berjalan
menuju arah yang tak tentu
hati ku gundah
gelisah
saat ku menanti
penantian tanpa akhir
pikiran ku kacau
tak jelas
sewaktu ku menengadahkan kepala
ku melihat secerca cahaya
di balik awan kelabu
di sana terdapat harapan
keinginan
dan cita-cita ku
ku mulai bangkin dan berlari
mengejar sang mentari di balik awan kelabu
berlari dengan harapan
keinginan
dan cita-cita
terima kasih Allah
engkau telah membuka kan mata hati ku
untuk bisa terus maju
terima kasih ayah dan bunda
kalian telah memberikan yang terbaik untuk ku
untuk melangkah lebih jauh
terima kasih Srikandi
diri mu telah memberikan aku semangat
untuk terus berkarya
semua yang telah kalian berikan
takkan pernah ku lupakan
aku akan menggapai semuanya
agar kalian bahagia dan
merasa bangga pada ku
ketika ku berjalan
menuju arah yang tak tentu
hati ku gundah
gelisah
saat ku menanti
penantian tanpa akhir
pikiran ku kacau
tak jelas
sewaktu ku menengadahkan kepala
ku melihat secerca cahaya
di balik awan kelabu
di sana terdapat harapan
keinginan
dan cita-cita ku
ku mulai bangkin dan berlari
mengejar sang mentari di balik awan kelabu
berlari dengan harapan
keinginan
dan cita-cita
terima kasih Allah
engkau telah membuka kan mata hati ku
untuk bisa terus maju
terima kasih ayah dan bunda
kalian telah memberikan yang terbaik untuk ku
untuk melangkah lebih jauh
terima kasih Srikandi
diri mu telah memberikan aku semangat
untuk terus berkarya
semua yang telah kalian berikan
takkan pernah ku lupakan
aku akan menggapai semuanya
agar kalian bahagia dan
merasa bangga pada ku
Tuesday, August 4, 2009
you
by Dinda Ayu
for Yudha Prisnanto
Ingin kubangunkan kau sebuah gunung
Agar ketika hatimu berkecamuk
Kau dapat menyepi kesana mencari tentram
Ingin kutangkap dan kukotakkan sepuluh kupu
Agar kala sedih tiba
Kau dapat membuka kotak itu untuk memberimu riang.
Ingin kugapai dan kuberi kau seratus pelangi,
Agar di tengah badai mengamuk
Aku dapat bersamamu mengusir sedih
Ingin kupetik dan kuberi kau seribu mawar
Agar kala kemarau dating menyengat
Aku dapat bersamamu menebar senyum
Hatiku ruah dengan semangat membumbung
Untuk menyentuh hatimu
Dan membuatnya girang
Dengan sejuta angan-angan
Aku berikan diriku
Agar kau dapat mengejar mimpi riang
Aku sadar sahabat, diriku terbatas,
Aku sedang belajar
Menggapai pelangi,
Menanam mawar,
Mengejar kupu
Membangun gunung
Tapi, sementara aku belajar
melakukan semua itu,
Mari kau pegang tanganku erat
Sandarkanlah dirimu di bahuku
Karena aku sahabatmu.
for Yudha Prisnanto
Ingin kubangunkan kau sebuah gunung
Agar ketika hatimu berkecamuk
Kau dapat menyepi kesana mencari tentram
Ingin kutangkap dan kukotakkan sepuluh kupu
Agar kala sedih tiba
Kau dapat membuka kotak itu untuk memberimu riang.
Ingin kugapai dan kuberi kau seratus pelangi,
Agar di tengah badai mengamuk
Aku dapat bersamamu mengusir sedih
Ingin kupetik dan kuberi kau seribu mawar
Agar kala kemarau dating menyengat
Aku dapat bersamamu menebar senyum
Hatiku ruah dengan semangat membumbung
Untuk menyentuh hatimu
Dan membuatnya girang
Dengan sejuta angan-angan
Aku berikan diriku
Agar kau dapat mengejar mimpi riang
Aku sadar sahabat, diriku terbatas,
Aku sedang belajar
Menggapai pelangi,
Menanam mawar,
Mengejar kupu
Membangun gunung
Tapi, sementara aku belajar
melakukan semua itu,
Mari kau pegang tanganku erat
Sandarkanlah dirimu di bahuku
Karena aku sahabatmu.
Monday, August 3, 2009
BEST FRIEND
by Clara
sahabat adalah orang yang membagi pikirannya
ketika kita sedih maupun senang
sahabat adalah orang yang menampar kita
ketika kita berbuat bodoh
lebih susah mendapatkan seorang sahabat sejati
dari pada cinta yang bertebaran
thats why I call it "Friendship"
sahabat adalah orang yang membagi pikirannya
ketika kita sedih maupun senang
sahabat adalah orang yang menampar kita
ketika kita berbuat bodoh
lebih susah mendapatkan seorang sahabat sejati
dari pada cinta yang bertebaran
thats why I call it "Friendship"
Sunday, August 2, 2009
hanya kebahagiaan yang kau temukan
by Sriakndi Indra Putri
for Yudha Prisnanto
dr cinta Allah.
maka gapailah cintaNya..
raihlah kasihNya..
sungguh, langkah qta takkan kekal d dunia..
dan hanya Dia yg brsifat Kekal..
skali lg, gapailah cintaNya.
raihlah kasihNya.
q brdoa agar d akhirat nnti qta dprtemukan kembali, karna cinta Allah pada hamba2nya yg tlah mncintaiNya.
aamiiin.
for Yudha Prisnanto
dr cinta Allah.
maka gapailah cintaNya..
raihlah kasihNya..
sungguh, langkah qta takkan kekal d dunia..
dan hanya Dia yg brsifat Kekal..
skali lg, gapailah cintaNya.
raihlah kasihNya.
q brdoa agar d akhirat nnti qta dprtemukan kembali, karna cinta Allah pada hamba2nya yg tlah mncintaiNya.
aamiiin.
puisi tak berjudul
oleh : Srikandi Indra Putri
untuk : Yudha Prisnanto
aku rindu padamu
torehkan abu arang itu pada wajahku
jika hanya itulah kenangan yang kudapat darimu
jadikanlah aku mimpi
jika hanya itulah satu-satunya cara bertemu
aku rindu padamu
biarkan aku berlari jauh
jika ada kamu diujung tujuan
kaulah sebagian dariku
wahai yang kurindukan .
untuk : Yudha Prisnanto
aku rindu padamu
torehkan abu arang itu pada wajahku
jika hanya itulah kenangan yang kudapat darimu
jadikanlah aku mimpi
jika hanya itulah satu-satunya cara bertemu
aku rindu padamu
biarkan aku berlari jauh
jika ada kamu diujung tujuan
kaulah sebagian dariku
wahai yang kurindukan .
LOVE
by Yudha Prisnanto
ketika angin kencang menerpa wajahku
terlintas sekelebat bayanganmu
ketika ku mememandang bulan
terukir namamu d atas bintang
ketika ku berjalan d siang hari
sejuk d hatiku
karena dirimu selalu membuatku tenang
I love U dear
di persembahkan untuk Srikandi Indra Putri
ketika angin kencang menerpa wajahku
terlintas sekelebat bayanganmu
ketika ku mememandang bulan
terukir namamu d atas bintang
ketika ku berjalan d siang hari
sejuk d hatiku
karena dirimu selalu membuatku tenang
I love U dear
di persembahkan untuk Srikandi Indra Putri
Subscribe to:
Posts (Atom)